Tumbuhan BROTOWALI (Tinospora crispa (L.) Miers) dekenal sebagai
tumbuhan yang banyak jerawatnya pada batangnya yang menjalar . Karena
saking pahitnya , tanaman brotowali dekat dengan penderita gula darah
(Diabetes Mellitus) , artinya supaya manisnya gula di darah kita akan
dibuat tidak manis lagi dengan pahitnya brotowali.
Hasil
penelitian yang lebih mendalam pada Brotowali , mengisyaratkan bahwa
brotowali bisa menjadi pendamping bagi penderita gula darah seumur
hidupnya , sekaligus dapat bonus yaitu menjadi anti kanker bagi tubuh si
penderita diabet tersebut.
Brotowali telah diteliti kandungan senyawa kimianya,dan ternyata sangat kaya .
Brotowali ini kaya kandungan kimia, antara lain :
alkaloid, damar lunak, pati, glikosida pikroretosid,
zat pahit pikroretin, harsa, berberin, palmatin, kolumbin (akar),
kokulin (pikrotoksin)
Adapun
bagian tanaman brotowali yang digunakan adalah pada Batang dan Daunnya .
Biasanya batang brotowali akan dipotong-potong sejengkal (10 cm) ,agar
mudah membawanya dan menggunakannya .
Brotowali memiliki banyak kegunaannya diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Kencing manis.
10 gr Sambiloto kering, 10 gr kumis kucing kering , 10 gr batang brotowali dipotong-potong,
direbus dengan 3 gelas air sampai menjadi 2 gelas. Diminum setelah makan, sehari 2 kali
satu gelas.
2. Rematik.
Brotowali kering 15 g, gandarusa 10 g kering, sidaguri 10 g kering, direbus dengan 5 gelas
air menjadi 3 gelas. Setelah dingin disaring, tambah madu secukupnya, minum. Sehari 3
kali sehari
3. Demam.
15 gr batang brotowali kering, sambiloto 10 g kering, direbus dengan 4 gelas air sampai
menjadi 2 gelas. Setelah dingin diminum dengan madu secukupnya, pagi dan sore.
4. Kudis.
15 gr batang brotowali, daun mimba segar secukupnya, belerang sebesar kemiri,
dicuci dan ditumbuk halus, diremas dengan minyak kelapa seperlunya.
Dipakai untuk melumas kulit yang terserang kudis. Diulangi beberapa kali dalam sehari.
5. Luka.
Daun brotowali ditumbuk, Tempelkan, diganti 2 kali per hari. Cuci luka dengan air rebusan
batang brotowali.
6. Badan gatal-gatal.
Batang brotowali segar 30 g, daum mimba 20 g. Segar direbus dengan 3 liter air,
kemudian air rebusan tersebut dibuat mandi.
DATA PENELITIAN
- Analgesik (menghilangkan rasa sakit)
- Anti-piretik (demam)
- Mengurangi nyeri sendi
- Hipoglikemik
- Melancarkan meredian
si pahit brotowali,sembuhkan penyakit gulaku
Firza
February 15, 2014
Labels:
agrobiz,
kesehatan,
ramuan obat tradisional,
tanaman obat
Blogger Comment
Facebook Comment